Bagi orang yang percaya, setelah disalibkan, mati dan dikuburkan, pada hari yang ketiga Yesus bangkit dari maut. Itulah hari Paskah ataupun kebangkitan Yesus dari kematian, seperti yang dituliskan di dalam Alkitab.
Paskah juga dikenal sebagai hari kemenangan dan kebebasan. Dimana Yesus telah bangkit dari mati mengalahkan maut dan pengorbanan darah Yesus yang mengalir di kayu salib membebaskan umat-Nya dari cengkraman dosa, setelah sekian lama manusia jatuh ke dalam dosa sejak Adam manusia pertama jatuh ke dalam dosa.
Banyak cara yang dilakukan untuk memperingati ataupun merayakan Paskah. Mulai dari mencari telur Paskah, lomba cerdas tangkas Alkitab, prosesi jalan salib, dll seperti salah satunya yang dilakukan KA/KR di GBKP Suban(Jambi).
![]() |
Dengan megelar obor, anak KAKR GBKP Suban, Jambi berpawai munuju gereja. |
Sejak Pukul 05.00 wib dini hari tadi, anak-anak ini telah berkumpul di halaman depan rumah Pt. Em. B. Sitepu, kemudian mereka berjalan sekitar 100 meter ke gereja dengan menggelar obor ditemani guru sekolah Minggu dan beberapa orangtua menuju gedung gereja sambil menyanyikan lagu-lagu pujian bagi Tuhan. Merefleksikan jalan salib yang dialami Yesus sekitar 2000 tahun lalu, itulah tujuan dari kegiatan ini.
Menurut beru Sembiring salah seorang guru sekolah Minggu di GBKP Suban, kegiatan ini dilakukan setiap perayaan Paskah dan bertujuan untuk media pembelajaran bagi anak kecil dan remaja agar dengan demikian mereka semakin mengerti akan makna dari rangkaian hari-hari besar dalam kelender gerejawi, khususnya hari Paskah, dimana Yesus telah mati di kayu salib sebagai penebus dosa kita, dikubur dan bangkit dari kematian mengalahkan kuasa maut.
Lebih lanjut beru Sembiring katakan, anak-anak sangat menikmati kegiatan ini, walau jalan yang dilalui menanjak, agak becek dan licin karena tadi malam turun hujan, bahkan hingga saat berita ini disusun hujan masih turun. Namun, sejauh ini semua senang mengikuti kegiatan ini dan berjalan lancar.
![]() |
Ibadah Subuh Paskah KAKR GBKP Suban |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar